Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Aku berhijab bukan karena pandai ilmu agama, tapi aku berhijab karena mentaati perintah Allah.
Arti kata Aku berhijab bukan karena pandai ilmu agama, tapi aku berhijab karena mentaati perintah Allah. / arti Aku berhijab bukan karena pandai ilmu agama, tapi aku berhijab karena mentaati perintah Allah. / definisi Aku berhijab bukan karena pandai ilmu agama, tapi aku berhijab karena mentaati perintah Allah. / pengertian Aku berhijab bukan karena pandai ilmu agama, tapi aku berhijab karena mentaati perintah Allah. / apa arti Aku berhijab bukan karena pandai ilmu agama, tapi aku berhijab karena mentaati perintah Allah. :
Kata Islami
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 94 |
| Jumlah Kata | : | 14 |
Kata Terkait
Akhirnya mata bisa terpejam setelah meneguk sedikit cairan anti serangga. Nite...!
Akhlak yang baik adalah surga dalam kalbu. Dr. Aidh Abdullah al-Qarni
Aku adalah hujan, kalau tidak suka silahkan berteduh. (Pidi Baiq)
Aku akan menunggu, karena halal adalah yang terbaik.
Aku berdoa setiap hari sebelum aku bertemu denganmu, dan aku sekarang merasa doaku telah dijawab.
Aku bukan seorang pejuang, aku hanya seorang pecinta, tapi aku akan memperjuangkan sesuatu yang aku cintai.
Aku hanya setetesan lelah, yang engkau tampung dalam cawan sepi yang kemudian menguap lagi dan pergi. Aku hanya sekumpulan bayangan, yang engkau hidupi dari lampu kecilmu. Setidaknya aku pernah ada walau hanya sekedar mengusik sedih. Meski pada akhirnya m
Aku harus percaya pada diriku sendiri, percaya bahwa aku adalah orang yang mereka percaya. (Uzumaki Naruto)
Aku harus segera menyibukkan diri. Membunuh dengan tega setiap kali kerinduan itu muncul. Berat sekali melakukannya, karena itu berarti aku harus menikam hatiku setiap detik. (Tere Liye)
Aku ingin cinta yang berkata; "Bahkan kematianpun tidak akan memisahkan kita, karena kelak kita akan dipertemukan kembali di surga. Insyaallah"