Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Aku pernah menjadi seorang paling menerima. Bahkan, ketika akhirnya kudapat sia-sia.
Arti kata Aku pernah menjadi seorang paling menerima. Bahkan, ketika akhirnya kudapat sia-sia. / arti Aku pernah menjadi seorang paling menerima. Bahkan, ketika akhirnya kudapat sia-sia. / definisi Aku pernah menjadi seorang paling menerima. Bahkan, ketika akhirnya kudapat sia-sia. / pengertian Aku pernah menjadi seorang paling menerima. Bahkan, ketika akhirnya kudapat sia-sia. / apa arti Aku pernah menjadi seorang paling menerima. Bahkan, ketika akhirnya kudapat sia-sia. :
Kata Kesedihan
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 84 |
| Jumlah Kata | : | 12 |
Kata Terkait
Aku mungkin tak tahu tentang banyak hal, tapi aku tahu aku mencintaimu. Dan itu sudah lebih dari cukup bagiku.
Aku percaya selalu ada kejutan yang tak pernah kita duga. Mungkin dengan orang yang tak pernah kita duga pula. (Boy Chandra)
Aku pergi ya, kan sudah ada dia. Lagipula kamu nampak baik-baik saja tanpa kehadiranku. (Surga Yang Tak Dirindukan 2)
Aku pernah berbicara tentang sedih, pernah juga merasa bersedih. Yang seumpama hati yang hancur seperti kaca, panas seperti api, meleleh seperti lilin, dan mengembun seperti air. Sedih tidak berbicara satu rasa sedih bercerita tentang rasa menyiksa batin
Aku pernah menginginkan sesuatu hubungan yang utuh meski pada akhirnya harus runtuh. Sebab aku sadar mengokohkan cinta tak semudah menutup dan membuka kedua mata, tapi tentang Bagaimana menjaga rasa yang ada di antara kita dengan cara saling percaya dan s
Aku pernah sendiri, tapi aku gak ngerasa sepi, karena saat itu aku belum kenal kamu. Tapi, setelah kamu ada di dalam hidupku, kesepian tanpamu adalah rasa takut terbesarku. (Promise)
Aku rasa semua orang pada awalnya juga mencoba dulu sebelum menyukainya. Kurasa kamu tidak memerlukan semangat tinggi atau alasan yang kuat untuk memulai. (Haikyuu)
Aku rela hidup dalam pijar lenteramu, meskipun suatu saat kau akan memadamkannya,” (anonim)
Aku selalu berdoa untuk kebaikan dan kebahagiaan kita maka dari itu namamu dan namaku selalu ada dalam doaku.
Aku selamanya terikat kepadamu dengan disatukan ikatan cinta, persahabatan dan kebersamaan.