Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Bahkan secangkir kopi bisa tak terbeli saat hangatnya menyuguhkan persahabatan dan persaudaraan.
Arti kata Bahkan secangkir kopi bisa tak terbeli saat hangatnya menyuguhkan persahabatan dan persaudaraan. / arti Bahkan secangkir kopi bisa tak terbeli saat hangatnya menyuguhkan persahabatan dan persaudaraan. / definisi Bahkan secangkir kopi bisa tak terbeli saat hangatnya menyuguhkan persahabatan dan persaudaraan. / pengertian Bahkan secangkir kopi bisa tak terbeli saat hangatnya menyuguhkan persahabatan dan persaudaraan. / apa arti Bahkan secangkir kopi bisa tak terbeli saat hangatnya menyuguhkan persahabatan dan persaudaraan. :
Kata Filosofi
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 96 |
| Jumlah Kata | : | 12 |
Kata Terkait
Bahagia itu pilihan, maka dari itu pertahankan apa yang sudah kamu pilih. (Rise The Series)
Bahasa persahabatan tidak tercermin dalam kata kata, melainkan dengan arti. (Henry David Thoreau)
Bahasa persahabatan tidak tercermin dalam kata kata, melainkan dengan arti. (Henry David Thoreau)
Bahkan di saat kau pergi, aku membuatmu menangis oleh kata kata kasarku. Kau kembali menoleh, maafkan aku. G Dragon
Bahkan di saat kau pergi, aku membuatmu menangis oleh kata kata kasarku. Kau kembali menoleh, maafkan aku. G Dragon
Bakat adalah pemberian Tuhan. Jadilah rendah hati. Terkenal adalah pemberian orang. Jadilah bersyukur. Kesombongan adalah pemberian dari diri sendiri. Berhati-hatilah. (John Wooden)
Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)
Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik. (Ali Bin Abi Thalib)
Bangkitlah dari kesedihan, karena kesedihan adalah proses yang harus dilalui untuk menuju kebahagiaan. Percaya itu!
Banyak belajar banyak lupa, sedikit belajar sedikit lupa, tidak belajar tidak lupa.