Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Bima jarang sedih. Kalaupun sedang sedih, ia senang menyembunyikannya. Tetapi yang ini tidak mampu ia simpan sendiri. Tidak mampu disimpan sendiri, tapi juga tidak bisa ia ceritakan. (Lucia Priandarini, Dua Garis Biru)
Arti kata Bima jarang sedih. Kalaupun sedang sedih, ia senang menyembunyikannya. Tetapi yang ini tidak mampu ia simpan sendiri. Tidak mampu disimpan sendiri, tapi juga tidak bisa ia ceritakan. (Lucia Priandarini, Dua Garis Biru) / arti Bima jarang sedih. Kalaupun sedang sedih, ia senang menyembunyikannya. Tetapi yang ini tidak mampu ia simpan sendiri. Tidak mampu disimpan sendiri, tapi juga tidak bisa ia ceritakan. (Lucia Priandarini, Dua Garis Biru) / definisi Bima jarang sedih. Kalaupun sedang sedih, ia senang menyembunyikannya. Tetapi yang ini tidak mampu ia simpan sendiri. Tidak mampu disimpan sendiri, tapi juga tidak bisa ia ceritakan. (Lucia Priandarini, Dua Garis Biru) / pengertian Bima jarang sedih. Kalaupun sedang sedih, ia senang menyembunyikannya. Tetapi yang ini tidak mampu ia simpan sendiri. Tidak mampu disimpan sendiri, tapi juga tidak bisa ia ceritakan. (Lucia Priandarini, Dua Garis Biru) / apa arti Bima jarang sedih. Kalaupun sedang sedih, ia senang menyembunyikannya. Tetapi yang ini tidak mampu ia simpan sendiri. Tidak mampu disimpan sendiri, tapi juga tidak bisa ia ceritakan. (Lucia Priandarini, Dua Garis Biru) :
Kata Kesedihan
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 218 |
| Jumlah Kata | : | 32 |
Kata Terkait
Bila Anda mengatakan apa yang Anda pikirkan, jangan harap hanya mendengar apa yang Anda sukai. (Malcom S. Forbes)
Bila cinta didusta, tak perlu ditangisi. Relakan saja, biarkan ia pergi. Cinta itu logika, bukan hanya hati.
Bila kenanganmu telah menjelma menjadi roda, maka berputarlah dan gilas diri ini hingga lebur tiada sisa. (anonim).
Bila kita merasa letih karena berbuat kebaikan, maka sesungguhnya keletihan akan hilang dan kebaikan akan kekal. Bila kita bersenang-senang dengan dosa, kesenangan itu akan hilang dan dosa akan kekal
Bila kita takjub dan kagum dengan ciptaan-Nya, seharusnya kita lebih banyak takjub dan kagum pada penciptaanya. (Nussa)
Bisa mengalami kesulitan adalah berkah tersendiri. Bukan karena kita menderita, tapi karena kita belajar untuk bertahan (Saim A Cheeda)
Bisakah jarak benar-benar memisahkanmu dari teman… Jika kamu ingin bersama dengan seseorang yang kamu sayang, bukankah kamu sudah di sana? (Richard Bach)
Bisakah jarak benar-benar memisahkanmu dari teman… Jika kamu ingin bersama dengan seseorang yang kamu sayang, bukankah kamu sudah disana?. (Richard Bach)
Bodohnya aku terlena dalam untaian kata indah darimu, hingga akhirnya ku tenggelam dengan kenanganmu. (anonim)
Boleh pasrah tapi jangan menyerah. Bukankah masalah malah jadi makin susah jika kita menyerah?