Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Cinta hanya bisa dibuktikan dengan dua jalan; menghalalkan atau mengikhlaskan..
Arti kata Cinta hanya bisa dibuktikan dengan dua jalan; menghalalkan atau mengikhlaskan.. / arti Cinta hanya bisa dibuktikan dengan dua jalan; menghalalkan atau mengikhlaskan.. / definisi Cinta hanya bisa dibuktikan dengan dua jalan; menghalalkan atau mengikhlaskan.. / pengertian Cinta hanya bisa dibuktikan dengan dua jalan; menghalalkan atau mengikhlaskan.. / apa arti Cinta hanya bisa dibuktikan dengan dua jalan; menghalalkan atau mengikhlaskan.. :
Kata Romantis
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 79 |
| Jumlah Kata | : | 10 |
Kata Terkait
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.. (Buya Hamka)
Cinta bukanlah bertahan seberapa lama. Tetapi seberapa jelas dan ke arah mana. (Emha Ainun Nadjib)
Cinta bukanlah sesuatu yang kamu temukan, tetapi cinta adalah sesuatu yang menemuimu. (Loretta Young)
Cinta dan keajaiban memiliki persamaan besar, keduanya memperkaya jiwa dan mencerahkan hati. (Nora Roberts)
Cinta dan memberi adalah dua kata sejati dalam kamus nurani. (Asma Nadia)
Cinta hanyalah penemuan diri kita di dalam diri orang lain, dan sukacita dalam pengakuan.
Cinta harus berasal dari hati. Maka jika tidak dari hati, jangan pernah berucap bahwa kamu mencinta.
Cinta harus berasal dari hati. Maka jika tidak dari hati, jangan pernah berucap bahwa kamu mencinta.
Cinta harus berasal dari hati. Maka jika tidak dari hati, jangan pernah berucap bahwa kamu mencinta.
Cinta ibarat sebuah pertempuran dan pemenangnya ia yang memiliki ketulusan. Ketulusan memiliki atau merelakan. (Bernard Batubara)