Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Cinta itu seperti angin, kamu tidak dapat melihatnya tetapi dapat merasakannya.
Arti kata Cinta itu seperti angin, kamu tidak dapat melihatnya tetapi dapat merasakannya. / arti Cinta itu seperti angin, kamu tidak dapat melihatnya tetapi dapat merasakannya. / definisi Cinta itu seperti angin, kamu tidak dapat melihatnya tetapi dapat merasakannya. / pengertian Cinta itu seperti angin, kamu tidak dapat melihatnya tetapi dapat merasakannya. / apa arti Cinta itu seperti angin, kamu tidak dapat melihatnya tetapi dapat merasakannya. :
Kata Cinta
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 79 |
| Jumlah Kata | : | 11 |
Kata Terkait
Cinta itu dinamis. Lo harus siap untuk bahagia tapi lo juga harus siap untuk jatuh sejatuh-jatuhnya. (Dear Nathan)
Cinta itu kaya, tak selayaknya ia membuatmu menjadi pengemis. (Boy Candra)
Cinta itu kebersamaan. Saling berbagi, mendukung, dan cinta itu senang melihat orang yang dicintainya bahagia. (Heart)
Cinta itu kotak, adil di setiap sisinya. Cemburu itu segitiga, tajam di setiap sisinya. Dan rindu itu lingkaran, tidak ada ujungnya.
Cinta itu nggak butuh alasan, proses memuli jatuh cinta memang bisa terjadi tanpa alasan, tapi mempertahankan untuk tetap cinta dan melewatkan begitu saja itu yang butuh alasan. (Dear Nathan)
Cinta itu seperti angin. Kau tak dapat melihatnya, tapi kau dapat merasakannya. (Nicholas Sparks)
Cinta itu tidak berumur, tidak terbatas, dan tidak mati. (John Gaisworthy)
Cinta itu tidak bisa dijelaskan seberapa besarnya, orang mungkin menilai cinta itu sebesar dunia, samudra, bahkan langit. Namun tidak ada seseorang pun yang bisa menakar seberapa besar cintanya dengan logika.
Cinta itu tidak perlu diuji pun dipertanyakan, tapi diperjuangkan sampai tumbuh dan indah pada waktunya.
Cinta itu tidak pernah tersesat, dan cinta tidak pernah salah, karena cinta tumbuh tanpa kita ketahui dan untuk kita cari alasan mengapa kita bisa jatuh cinta. (Mario Teguh)