Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Cintailah ia dengan hatimu, sayangilah ia dengan penuh ketulusan.
Arti kata Cintailah ia dengan hatimu, sayangilah ia dengan penuh ketulusan. / arti Cintailah ia dengan hatimu, sayangilah ia dengan penuh ketulusan. / definisi Cintailah ia dengan hatimu, sayangilah ia dengan penuh ketulusan. / pengertian Cintailah ia dengan hatimu, sayangilah ia dengan penuh ketulusan. / apa arti Cintailah ia dengan hatimu, sayangilah ia dengan penuh ketulusan. :
Kata Cinta
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 65 |
| Jumlah Kata | : | 9 |
Permalink:
satutap.link/kamus/kata_mutiara/cintailah-ia-dengan-hatimu-sayangilah-ia-dengan-penuh-ketulusan/
Kata Terkait
Cintai dirimu, seburuk apapun masa lalumu. Karena hari ini kamu memulai sesuatu yang baru, yang terbaik darimu untuk masa depanmu.
Cintai dirimu, seburuk apapun masa lalumu. Karena hari ini kamu memulai sesuatu yang baru, yang terbaik darimu untuk masa depanmu.
Cintai seseorang bukan karena siapa dirinya, tapi karena siapa dirimu ketika bersamanya.
Cintai seseorang bukan karena siapa dirinya, tapi karena siapa dirimu ketika bersamanya.
Cintailah dia dari kejauhan agar terjaga kehormatan. Cintailah dia dalam kesederhanaan dan keihklasan.
Cintailah seperti kamu mencintai dirimu sendiri. Begitu juga sayangilah orang yang kamu sayangi seperti kamu menyayangi dirimu sendiri.
Cita-citaku sederhana banget kok, cuma ingin nyatuin nama kita disatu buku yang sah.
Cobaan adalah anugerah, karena disaat itulah Tuhan sedang menunjukan rasa sayangnya kepada kita.
Cobalah dulu, baru cerita. Pahamilah dulu, baru menjawab. Pikirlah dulu, baru berkata. Dengarlah dulu, baru beri penilaian. Bekerjalah dulu, baru berharap. (Socrates)
Cobalah melihat pada sisi yang tak terlihat. Jika tetap tak terlihat, cobalah nyalakan lampu.