Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Hargai orang lain, siapapun itu, dan jangan pernah menaruh dendam kepada siapapun.
Arti kata Hargai orang lain, siapapun itu, dan jangan pernah menaruh dendam kepada siapapun. / arti Hargai orang lain, siapapun itu, dan jangan pernah menaruh dendam kepada siapapun. / definisi Hargai orang lain, siapapun itu, dan jangan pernah menaruh dendam kepada siapapun. / pengertian Hargai orang lain, siapapun itu, dan jangan pernah menaruh dendam kepada siapapun. / apa arti Hargai orang lain, siapapun itu, dan jangan pernah menaruh dendam kepada siapapun. :
Kata Bijak
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 82 |
| Jumlah Kata | : | 12 |
Kata Terkait
Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka "karena dan/atau untuk" Allah.
Hanya satu pintaku, kembalilah lalu bawa pergi rasa sakit ini yang kau titipkan jauh di dalam hati. (anonim).
Hanya sedikit orang yang memiliki karakter tidak iri hati bila melihat temannya sukses. Jagalah jangan sampai jenis tersebut punah. Mari kita lestarikan!
Hanya teman sejati yang bisa berterus terang! (Sherk)
Hargai orang lain, sebesar harga yang mereka tawarkan kepada kamu. kalo kemahalan, tawarlah sedikit.
Hari ini adalah hari baik untuk mencoba lagi (The Hunchback Of Notre Dame0
Hari ini adalah hari pertama dalam hidup anda. Buatlah hari ini menjadi hari yang terbaik sepanjang hidup anda dan semoga hari esok matahari bersinar dengan terang.
Hari ini aku bingung membedakan pedekate dengan pada bete biarkan waktu yang berbicara saja... tapi bicara ke siapa? (Vergi Crush)
hari ini saja. biarkan rindu bercerita kepadaku tentang suaramu yang waktu itu berbicara padaku. tentang aku yang selalu malu jika berhadapan denganmu. diam, tidak bisa berbicara lebih banyak lagi. (Bunga Alvi)
Hari ini. Jalan ini pasti semakin berliku. Karena masa depan belum tentu menjanjikan surga. Bagi mereka yang lemah dan mudah kecewa. (Mahatir Muhammad)