Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Hati mempunyai nalarnya sendiri namun nalar tidak punya hati. (Blaise Pascal)
Arti kata Hati mempunyai nalarnya sendiri namun nalar tidak punya hati. (Blaise Pascal) / arti Hati mempunyai nalarnya sendiri namun nalar tidak punya hati. (Blaise Pascal) / definisi Hati mempunyai nalarnya sendiri namun nalar tidak punya hati. (Blaise Pascal) / pengertian Hati mempunyai nalarnya sendiri namun nalar tidak punya hati. (Blaise Pascal) / apa arti Hati mempunyai nalarnya sendiri namun nalar tidak punya hati. (Blaise Pascal) :
Kata Filosofi
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 77 |
| Jumlah Kata | : | 11 |
Permalink:
satutap.link/kamus/kata_mutiara/hati-mempunyai-nalarnya-sendiri-namun-nalar-tidak-punya-hati/
Kata Terkait
Harta adalah apa yang dimakan sampai kenyang. Yang dipakai sampai lapuk, dan yang di sumbangkan kepada orang lain. (Imam Al-ghazali)
Harta yang kita sedekahkan dengan ikhlas dijalan yang benar tidak akan berkurang melainkan bertambah berkali-kali
Harta yang paling berharga adalah sabar, teman paling setia adalah amal, ibadah paling indah adalah ikhlas (Waktu yang Menghilang)
Harus tetap tertawa meski rindu dan pilu terus membeku hati. Terima kasih jarak dan waktu, setidaknya aku tau definisi manusia yang merindu. (Ada Cinta di SMA)
Hati cowok itu bukan baja, Sal. Hati cowok juga bisa retak karena terlalu lama menunggu senja, dan selamat, kamu sudah berhasil meretakan hati itu. (Dear Nathan)
Hati yang jujur menghasilkan perilaku yang jujur pula. (Brigham Young)
Hati yang tulus mencinta, tak akan lelah untuk bertahan, tak akan menyerah untuk berjuang, karena dia percaya bahagia pasti dia temukan.
Hati-hatilah dengan berjanji karena hal itu akan menjadi ukuran sampai di mana keluhuran budimu.
Hati-hatilah dengan hati. Jangan berikan pada seseorang yang tak bisa menghargai, karena ketika diberi, dia takkan sepenuhnya kembali.
Hewan qurban aja dikorbanin lehernya ga sampai putus. Masa hubungan kita udah banyak berkorban akhirnya tetap putus. (Babe Cabita)