Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Jangan berhenti mencinta hanya karena pernah terluka, karena tak ada pelangi tanpa hujan, tak ada cinta sejati tanpa tangisan.
Arti kata Jangan berhenti mencinta hanya karena pernah terluka, karena tak ada pelangi tanpa hujan, tak ada cinta sejati tanpa tangisan. / arti Jangan berhenti mencinta hanya karena pernah terluka, karena tak ada pelangi tanpa hujan, tak ada cinta sejati tanpa tangisan. / definisi Jangan berhenti mencinta hanya karena pernah terluka, karena tak ada pelangi tanpa hujan, tak ada cinta sejati tanpa tangisan. / pengertian Jangan berhenti mencinta hanya karena pernah terluka, karena tak ada pelangi tanpa hujan, tak ada cinta sejati tanpa tangisan. / apa arti Jangan berhenti mencinta hanya karena pernah terluka, karena tak ada pelangi tanpa hujan, tak ada cinta sejati tanpa tangisan. :
Kata Cinta
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 126 |
| Jumlah Kata | : | 19 |
Kata Terkait
Jangan anggap hidup kalian tak berarti! Jangan pernah melupakan sahabat yang jelas mencintai kalian! (Erza Scarlet)
Jangan bandingkan dirimu. Tak perlu jadi lebih baik dari orang lain. Kamu hanya perlu lebih baik daripada yang kamu pikir kamu bisa.
Jangan banyak berharap pada dia yang tak menghargaimu. Bahagialah dengan yang kamu miliki, dan jangan bersedih dengan yang tidak kamu miliki.
Jangan banyak berharap pada dia yg tak menghargaimu. Bahagialah dengan yang kamu miliki, dan jangan bersedih dengan yang tidak kamu miliki.
Jangan berhenti berdoa untuk yang terbaik bagi orang yang kau cintai. (Ali Bin Abi Thalib)
Jangan berhenti tuk melangkah, apalagi saat melintas sendirian di kuburan pada malam hari.
Jangan berjalan di belakangku, aku tak akan memimpin. Jangan berjalan di depanku, aku tak akan mengikutimu. Cukup berjalan di sampingku dan jadilah sahabatku. (Albert Camus)
Jangan berjalan di depanku, dan jangan juga kau berjalan di belakangku. Tetapi berjalanlah di sampingku.
Jangan berjalan di muka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk ke dalam bumi juga.
Jangan berkata kau mencintainya jika kau tidak pernah berjuang, menangis, dan berdoa baginya agar tetap tinggal di hidupmu.