Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Jarak bukan diukur, tapi dirasa (sundari hana).
Arti kata Jarak bukan diukur, tapi dirasa (sundari hana). / arti Jarak bukan diukur, tapi dirasa (sundari hana). / definisi Jarak bukan diukur, tapi dirasa (sundari hana). / pengertian Jarak bukan diukur, tapi dirasa (sundari hana). / apa arti Jarak bukan diukur, tapi dirasa (sundari hana). :
Kata Hati
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 47 |
| Jumlah Kata | : | 7 |
Kata Terkait
Jangan terus tangisi sesuatu yang telah berakhir. Sesuatu berakhir karena ada sesuatu yang lebih baik yang akan datang.
Jangan tunggu hal menjadi lebih mudah, simpel, dan lebih baik. Hidup akan selalu rumit. Belajarlah menjadi bahagia sekarang. Kalau tidak, kamu akan kehabisan waktu. (The Intouchables)
Janganlah anda berbicara kecuali yang perlu saja, sebab kalau anda mengucapkan satu kalimat berarti ia menguasai anda dan anda tidak bisa menguasainya. (Imam Syafi'i)
Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya padamu. (Ali Bin Abi Thalib)
Janganlah pernah membuat seseorang menjadi jatuh cinta padamu, namun dirimu sendiri masih belum bisa memberikan hatimu padanya seutuhnya. Karena cinta sepihak itu sangat pedih.
Jatuh cinta dan berada dalam sebuah hubungan adalah 2 hal yang berbeda. (Keanu Reeves)
Jatuh dan gagal sudah biasa, tetapi jatuh pada satu hatiitu baru luar biasa dan itu hanya terjadi pada kamu dan aku.
Jatuh hati tidak pernah bisa memilih. Tuhan memilihkan. Kita hanyalah korban. Kecewa adalah konsekuensi, bahagia adalah bonus. (Fiersa Besari)
Jatuh hati tidak pernah bisa memilih. Tuhan memilihkan. Kita hanyalah korban. Kecewa adalah konsekuensi, bahagia adalah bonus. (Fiersa Besari)
Jatuh hati tidak pernah bisa memilih. Tuhan memilihkan. Kita hanyalah korban. Kecewa adalah konsekuensi, bahagia adalah bonus. (Fiersa Besari)