Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Juara adalah pecundang yang bangkit dan mencoba sekali lagi. (Dennis DeYoung0
Arti kata Juara adalah pecundang yang bangkit dan mencoba sekali lagi. (Dennis DeYoung0 / arti Juara adalah pecundang yang bangkit dan mencoba sekali lagi. (Dennis DeYoung0 / definisi Juara adalah pecundang yang bangkit dan mencoba sekali lagi. (Dennis DeYoung0 / pengertian Juara adalah pecundang yang bangkit dan mencoba sekali lagi. (Dennis DeYoung0 / apa arti Juara adalah pecundang yang bangkit dan mencoba sekali lagi. (Dennis DeYoung0 :
Kata Motivasi
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 77 |
| Jumlah Kata | : | 11 |
Kata Terkait
Jika terus terluka, jangan takut untuk melepasnya. Kamu tak pernah tahu jika dia yang telah menanti untuk mencintaimu, jauh lebih baik.
Jika Tuhan belum menjawab doamu, bersabarlah, dan ingat bukan cuma kamu yang berdoa.
Jika Tuhan menciptakan pelangi untuk mengindahkan langit, maka Tuhan menciptakan sahabat untuk keindahan hidupmu.
Jinggaku tak datang ketika hujan turun, tapi sunyi tetap terobati oleh gemercik suaranya.
Juara adalah pecundang yang bangkit dan mencoba sekali lagi. (Dennis DeYoung)
Juga Cinta yang belum dewasa akan mengatakan, "Aku mencintaimu karena aku membutuhkanmu." Tetapi cinta yang dewasa akan mengatakan: "Aku membutuhkanmu karena aku mencintaimu."
Juga pengalaman mengajarkan kita bahwa cinta bukan tentang saling memandang, tetapi tentang melihat bersama ke arah yang sama.
Jujur mungkin tak selalu memberimu teman yang banyak, tapi dia akan selalu memberimu teman yang baik.
Jujurlah kalian selalu, karena sesungguhnya kejujuran itu mengantarkanmu pada kebaikan; dan kebaikan itu sesungguhnya mengantarkanmu menuju surga. Sedang dusta hanya akan mengantarkanmu pada keburukan dan dosa; dan sesungguhnya dosa itu mengantarkanmu men
Jujurlah pada diri sendiri; hal tersebut akan membukakan pintu apapun. (Vernon Howard)