Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Maka jangan sekali-kali membiarkan kehidupan dunia ini memperdayakan kamu. – (Q.S Fatir: 5)
Arti kata Maka jangan sekali-kali membiarkan kehidupan dunia ini memperdayakan kamu. – (Q.S Fatir: 5) / arti Maka jangan sekali-kali membiarkan kehidupan dunia ini memperdayakan kamu. – (Q.S Fatir: 5) / definisi Maka jangan sekali-kali membiarkan kehidupan dunia ini memperdayakan kamu. – (Q.S Fatir: 5) / pengertian Maka jangan sekali-kali membiarkan kehidupan dunia ini memperdayakan kamu. – (Q.S Fatir: 5) / apa arti Maka jangan sekali-kali membiarkan kehidupan dunia ini memperdayakan kamu. – (Q.S Fatir: 5) :
Kata Islami
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 91 |
| Jumlah Kata | : | 14 |
Kata Terkait
Maaf apabila tanganku terasa kasar ketika memegangmu. Percayalah bahwa ini adalah tangan pekerja keras dan bukan pemalas. Akan kupersembahkan masa depan kepadamu.
Maafkan diri sendiri. Jangan menyesali kesalahan. Maaf itu mengobati hati dan mendamaikan diri.
Macet dijalan, Band 30 Second to Mars ubah nama jadi 1 Hour to mars.
Majulah tanpa harus menyingkirkan orang lain. Naiklah tinggi tanpa menjatuhkan orang lain. Dan berbahagialah tanpa menyakiti orang lain.
Maka dekatilah sumber dari pemilik cinta maka kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang tiada tara.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?. – (Q.S Ar-Rahman)
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? (Q.S Ar-Rahman)
Malam Jumat serem bagi yg penakut, Malam Minggu serem bagi yg Jomblo, Malam Senin serem bagi yg sekolah, cuma Malam Pertama yg enak..
Mantan kekasih persis seperti utang, kita tidak pernah betul-betul melupakannya. Kita hanya selalu pura-pura melupakannya. (M. Aan Mansyur)
Manusia itu mungkin atau tidak mungkin mengatakan apa yang mereka maksudkan; tapi mereka selalu mengatakan sesuatu yang dirancang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. (David Mamet)