Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Menyakitkan ketika kamu harus merelakan orang yang tak ingin kamu lepaskan. Tapi bukankah lebih menyakitkan ketika kamu memintanya untuk tetap tinggal meski kamu tahu ia ingin pergi.
Arti kata Menyakitkan ketika kamu harus merelakan orang yang tak ingin kamu lepaskan. Tapi bukankah lebih menyakitkan ketika kamu memintanya untuk tetap tinggal meski kamu tahu ia ingin pergi. / arti Menyakitkan ketika kamu harus merelakan orang yang tak ingin kamu lepaskan. Tapi bukankah lebih menyakitkan ketika kamu memintanya untuk tetap tinggal meski kamu tahu ia ingin pergi. / definisi Menyakitkan ketika kamu harus merelakan orang yang tak ingin kamu lepaskan. Tapi bukankah lebih menyakitkan ketika kamu memintanya untuk tetap tinggal meski kamu tahu ia ingin pergi. / pengertian Menyakitkan ketika kamu harus merelakan orang yang tak ingin kamu lepaskan. Tapi bukankah lebih menyakitkan ketika kamu memintanya untuk tetap tinggal meski kamu tahu ia ingin pergi. / apa arti Menyakitkan ketika kamu harus merelakan orang yang tak ingin kamu lepaskan. Tapi bukankah lebih menyakitkan ketika kamu memintanya untuk tetap tinggal meski kamu tahu ia ingin pergi. :
Kata Kesedihan
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 183 |
| Jumlah Kata | : | 27 |
Kata Terkait
Meniru seseorang adalah sesuatu yang kau lakukan agar bisa berkembang, tapi bukan sesuatu kebiasaan agar kau menjadi seorang yang seolah-olah bukan dirimu. (Itachi)
Menjadi asing, Membenci bising, Adakah hubungan yang lebih rumit dibanding bersahabat dengan hening? (silviamnque)
Menjadi seorang teman adalah pekerjaan mudah, tapi persahabatan adalah buah yang lama berbuah. (Aristoteles)
Mentari senja adalah peluang mengagumkan bagi kita untuk mengapresiasi semua hal besar yang diberikan matahari untuk kita. (Mehmet Murat ildan)
Menunggu cinta bukan sesuatu yang sia-sia. Menunggu seseorang yang tidak mungkin kembali, itu baru sia-sia. (Windry Ramadhina)
Menyakitkan ketika kamu selalu mengingat seseorang di setiap harimu, tapi dia menyadari hadirmu hanya disaat dia membutuhkan sesuatu darimu.
Menyalahkan hujan itu sebenarnya hanyalah pengalihan isu tentang jiwa-jiwa yang meratapi kepergian mantan. Dia sudah ditugaskan, mengapa harus disalahkan? Semua kembali pada masa lalumu, lebih banyak melihat genangan atau menciptakan kenangan. (Bait Puisi
Menyedihkan ketika dia yang kamu percaya berdusta, bukan karena ketidak-jujurannya, namun karena dia tak bisa lagi dipercaya.
Menyedihkan ketika dia yg kamu percaya berdusta, bukan karena ketidak-jujurannya, namun karena dia tak bisa lagi dipercaya.
Menyeduh kopi dengan air mata yang cukup panas, menghasilkan kepulan masa lalu dari manisnya kenangan, pahitnya ditinggalkan.