Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Menyerah bukan menunjukan ketidakberdayaan, hanya saja kamu lebih kuat memilih untuk merelakan. (Hipwee)
Arti kata Menyerah bukan menunjukan ketidakberdayaan, hanya saja kamu lebih kuat memilih untuk merelakan. (Hipwee) / arti Menyerah bukan menunjukan ketidakberdayaan, hanya saja kamu lebih kuat memilih untuk merelakan. (Hipwee) / definisi Menyerah bukan menunjukan ketidakberdayaan, hanya saja kamu lebih kuat memilih untuk merelakan. (Hipwee) / pengertian Menyerah bukan menunjukan ketidakberdayaan, hanya saja kamu lebih kuat memilih untuk merelakan. (Hipwee) / apa arti Menyerah bukan menunjukan ketidakberdayaan, hanya saja kamu lebih kuat memilih untuk merelakan. (Hipwee) :
Kata Kesedihan
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 104 |
| Jumlah Kata | : | 13 |
Kata Terkait
Menyalahkan hujan itu sebenarnya hanyalah pengalihan isu tentang jiwa-jiwa yang meratapi kepergian mantan. Dia sudah ditugaskan, mengapa harus disalahkan? Semua kembali pada masa lalumu, lebih banyak melihat genangan atau menciptakan kenangan. (Bait Puisi
Menyedihkan ketika dia yang kamu percaya berdusta, bukan karena ketidak-jujurannya, namun karena dia tak bisa lagi dipercaya.
Menyedihkan ketika dia yg kamu percaya berdusta, bukan karena ketidak-jujurannya, namun karena dia tak bisa lagi dipercaya.
Menyeduh kopi dengan air mata yang cukup panas, menghasilkan kepulan masa lalu dari manisnya kenangan, pahitnya ditinggalkan.
Menyenangkan ketika memiliki seseorang yang selalu mampu buatmu tertawa, bahkan ketika kamu telah meneteskan air mata.
Merangkai waktu itu seperti mengukir jejak dalam langkah kaki, yang kelak akan sampai pintu akhir dalam cinta kita. (anonim).
Mereka bilang ketika Anda menemukan cinta dalam hidup Anda, waktu berhenti, dan itu benar.
Mereka bilang ketika Anda menemukan cinta dalam hidup Anda, waktu berhenti, dan itu benar.
Mereka mengatakan bahwa orang bodoh belajar dari pengalaman mereka, sementara yang bijak belajar dari sejarah. Kuharap kau bukan termasuk orang yang bodoh. (Psycho-Pass)
Mereka tak peduli dari mana kamu memulainya. Mereka melihat dari bagaimana caramu mengakhirinya.