Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Pacaran itu harus seperti pelajaran kimia, bukan cuma teori tapi ada praktek juga.
Arti kata Pacaran itu harus seperti pelajaran kimia, bukan cuma teori tapi ada praktek juga. / arti Pacaran itu harus seperti pelajaran kimia, bukan cuma teori tapi ada praktek juga. / definisi Pacaran itu harus seperti pelajaran kimia, bukan cuma teori tapi ada praktek juga. / pengertian Pacaran itu harus seperti pelajaran kimia, bukan cuma teori tapi ada praktek juga. / apa arti Pacaran itu harus seperti pelajaran kimia, bukan cuma teori tapi ada praktek juga. :
Kata Lucu
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 82 |
| Jumlah Kata | : | 13 |
Kata Terkait
Orang-orang seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada.
Orang-orang tidak menyadari apakah ini musim dingin atau musim panas ketika mereka sedang bahagia. (Anton Chekhov)
Orangtua kita selalu bahagia melihat kita, selalu tercurah kasih sayangnya buat kita tanpa batas.
Otak dapat mengambil nasihat, tapi tidak hati, dan cinta, tidak memiliki geografi, tidak mengenal batas.
Otak dapat mengambil nasihat, tapi tidak hati, dan cinta, tidak memiliki geografi, tidak mengenal batas.
Pacaran: aku sayang kamu. | LDR: aku kangen kamu. | jomblo: akuu ini siapaaaa, yaaa tuhaan?
Pada akhirnya bukanlah tahun-tahun sepanjang hidupmu yang bermakna, namun hidupmu sepanjang tahun-tahunn itu. (Abraham Lincoln)
Pada akhirnya orang-orang yang jatuh cinta akan kembali pada Tuhan. setelah ia jauh mencari, pada akhirnya ia hanya bisa meminta (Kurniawan Gunadi)
Pada akhirnya sakit membawa kita untuk selalu ingat kematian, segeralah memperbaiki diri.
Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan (Raditya Dika)