Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Sederhana dalam mencintai, ikhlas menerima kekurangan, dan setia dalam menjalin hubungan.
Arti kata Sederhana dalam mencintai, ikhlas menerima kekurangan, dan setia dalam menjalin hubungan. / arti Sederhana dalam mencintai, ikhlas menerima kekurangan, dan setia dalam menjalin hubungan. / definisi Sederhana dalam mencintai, ikhlas menerima kekurangan, dan setia dalam menjalin hubungan. / pengertian Sederhana dalam mencintai, ikhlas menerima kekurangan, dan setia dalam menjalin hubungan. / apa arti Sederhana dalam mencintai, ikhlas menerima kekurangan, dan setia dalam menjalin hubungan. :
Kata Bijak
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 89 |
| Jumlah Kata | : | 11 |
Kata Terkait
Sebulan berlalu, dan aku hanya bisa menggenggam rindu. Berharap mampu melupakan, tanpa perlu mengingat senyummu lagi. (Roman Picisan)
Seburuk apa pun masa lalumu, melihat ke belakang tak akan mengubah apa-apa. Selalu lihat ke depan.
Seburuk apapun masalah yang kamu hadapi hari ini, jika kamu masih berdiri, kamu pribadi yang lebih kuat saat ini.
Secangkir kopi yang kunikmati seolah berkata kepadaku bahwa yang hitam tak selalu kotor dan yang pahit tak selalu menyedihkan.
Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)
SEDIH ketika bersama dia yang kamu pikir kamu cinta, hanya tuk menyadari hatimu masih dimiliki oleh dia yang telah meninggalkanmu di masa lalu.
Sedih ketika bersama dia yang kamu pikir kamu cinta, hanya tuk menyadari hatimu masih dimiliki oleh dia yang telah meninggalkanmu di masa lalu.
Sedikit bicara banyak bekerja. Sedikit bekerja tidak bisa bicara.
Seekor burung hantu yang bijaksana duduk di sebatang dahan. Semakin banyak ia melihat, Semakin sedikit ia berbicara.. Semakin sedikit ia bicara, Semakin banyak ia mendengar.. Mengapa kita tak seperti burung hantu yang bijaksana itu? (Edward Mersey Ricards
Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang kamu tak mengerti alasannya, tapi dia selalu memberimu sebuah pelajaran.