Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Senyum itu bengkok yang meluruskan banyak hal (Serendipity)
Arti kata Senyum itu bengkok yang meluruskan banyak hal (Serendipity) / arti Senyum itu bengkok yang meluruskan banyak hal (Serendipity) / definisi Senyum itu bengkok yang meluruskan banyak hal (Serendipity) / pengertian Senyum itu bengkok yang meluruskan banyak hal (Serendipity) / apa arti Senyum itu bengkok yang meluruskan banyak hal (Serendipity) :
Kata Bijak
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 59 |
| Jumlah Kata | : | 8 |
Kata Terkait
Senja adalah janji sebuah perpisahan yang menyedihkan tapi layak dinanti karena pesona kesempurnaannya yang rapuh, seperti kehidupan yang selalu terancam setiap saat untuk berakihir dengan patuh (Seno gumira Ajidarma)
Senja datang hanya sebentar dan membawa kegelapan.
Senja mengajariku bahwa hidup tak selamanya bahagia akan ada sepi yang harus dilalui.
Senja menyadarkanku, bahwa terang itu tak selalu menemani.
Senja yang indah butuh awan yang hitam (Paulo Cielho)
Senyum manismu dihadapan saudaramu adalah shadaqah.
Senyumlah, tinggalkan sedihmu. Bahagialah, lupakan takutmu. Sakit yang kamu rasakan, tak setara dengan bahagia yang akan kamu dapatkan.
Seorang pasangan yang hebat adalah pasangan yang mampu setia terhadap pasangan yang telah dipilihnya.
Seorang pendengar yang baik mencoba memahami sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain. Pada akhirnya mungkin saja ia sangat tidak setuju, tetapi sebelum ia tidak setuju, ia ingin tahu dulu dengan tepat apa yang tidak disetujuinya. (Kenneth A. Wells)
Seorang pengemis telah menemukan buku porno dijalan, tiba-tiba dibukalah buku tersebut “Ya Tuhan”, “Ya ampun”, Ya abissss.