Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Syahwat akan menjadikan seorang raja sebagai hamba, sementara sabar akan menjadikan seorang hamba sebagai raja. (Al Ghazali)
Arti kata Syahwat akan menjadikan seorang raja sebagai hamba, sementara sabar akan menjadikan seorang hamba sebagai raja. (Al Ghazali) / arti Syahwat akan menjadikan seorang raja sebagai hamba, sementara sabar akan menjadikan seorang hamba sebagai raja. (Al Ghazali) / definisi Syahwat akan menjadikan seorang raja sebagai hamba, sementara sabar akan menjadikan seorang hamba sebagai raja. (Al Ghazali) / pengertian Syahwat akan menjadikan seorang raja sebagai hamba, sementara sabar akan menjadikan seorang hamba sebagai raja. (Al Ghazali) / apa arti Syahwat akan menjadikan seorang raja sebagai hamba, sementara sabar akan menjadikan seorang hamba sebagai raja. (Al Ghazali) :
Kata Bijak
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 124 |
| Jumlah Kata | : | 17 |
Kata Terkait
Sukses bukanlah kebetulan, sukses adalah kerja keras, tekun belajar, berkorban dan yang terpenting ialah mencintai pekerjaan Anda. (Pele)
Sukses itu tidak diukur oleh posisi yang telah diraih seseorang dalam kehidupan, tapi hambatan yang telah ia atasi saat berusaha untuk sukses. (Booker T. Washington)
Sulit untuk berteman dengan dia yang istimewa dalam hatimu, karena setiap kali bertemu, hal yang kamu lihat hanya seseorang yang sangat ingin kamu miliki.
Sungguh hebat sekali, baru kemarin kita jalan bersama, sekarang kau dengan yang lain. (anonim).
Sungguh, sejauh apapun kehidupan menyesatkan, segelap apapun hitamnya jalan yang kutempuh, Tuhan selalu memanggil kami untuk pulang. (Tere Liye)
Tahukah kau hati yang sering kau sakiti ini? Ia juga hati yang sering memaafkan, dan harusnya kau mengerti dalamnya perasaan ini. (anonim).
Tahukah kau jika diri ini telah menikmati setiap detik saat kita bersama, karena ku tahu ketika kau pergi, maka semua itu sudah dalam ingatanku. (anonim)
Tak ada bisa menyakitiku tanpa ijin dariku. (Mahatma Gandhi)
Tak ada cinta yg harus disembunyikan. Jika kamu harus melakukan itu hanya tuk bahagia, cintamu tak pantas dipertahankan.
Tak ada hal yang akan percuma bila kamu melakukannya dengan Niat yang Baik.