Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Belajarlah dari bulu ketek, walaupun selalu terhimpit tapi tetap tegar bertahan dan tetap tumbuh.
Arti kata Belajarlah dari bulu ketek, walaupun selalu terhimpit tapi tetap tegar bertahan dan tetap tumbuh. / arti Belajarlah dari bulu ketek, walaupun selalu terhimpit tapi tetap tegar bertahan dan tetap tumbuh. / definisi Belajarlah dari bulu ketek, walaupun selalu terhimpit tapi tetap tegar bertahan dan tetap tumbuh. / pengertian Belajarlah dari bulu ketek, walaupun selalu terhimpit tapi tetap tegar bertahan dan tetap tumbuh. / apa arti Belajarlah dari bulu ketek, walaupun selalu terhimpit tapi tetap tegar bertahan dan tetap tumbuh. :
Kata Lucu
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 97 |
| Jumlah Kata | : | 14 |
Kata Terkait
Bekerjalah seperti Anda tak punya uang. Mencintailah seolah Anda tidak pernah disakiti. Menarilah seolah tidak ada orang melihat Anda.” - Sarchel Paige
Bekerjalah tanpa suara, dan biarkan kesuksesan Anda yang berbunyi nyaring. (Frank Ocean)
Belajar bukan hanya mengetahui apa yang harus dilakukan, tapi melakukan apa yang sudah kita ketahui.
Belajar itu pake buku, buku itu dari kertas, kertas dari kayu. Mari kita dukung anti global warming dengan tidak blajar menggunakan buku. Hahay!
Belajar jadi pemaaf, berhenti jadi pembenci.Belajar betulkan diri, berhenti salahkan orang. Hidup kita jadi lebih tenang.
Belajarlah dari kesalahan di masa lalu, mencoba dengan cara yang berbeda, dan selalu berharap untuk sebuah kesuksesan di masa depan. (K~On!)
Belajarlah tuk mengagumi PELANGI setelah kamu mengeluh derasnya HUJAN. Seperti halnya mencintai lagi meski hatimu pernah terluka.
Belum sempat ku nyatakan cinta padamu, ternyata lebih dulu ku lihat di balik jendela matamu, jika kau sedang bersama dia. (anonim).
Bencana alam terjadi diluar kendali kita, yang ada dalam kendali kita adalah sikap kita dalam menghadapi masalah tersebut
berani menghadapi takdir karena sejatinya takdir memang sudah digariskan namun kita hanya perlu keberanian untuk menjalani. (Brave)