Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Kita tidak akan mungkin lupa rasa pahit secangkir kopi, seperti halnya cinta yg tak pernah lupa bagaimana rasanya dilukai.
Arti kata Kita tidak akan mungkin lupa rasa pahit secangkir kopi, seperti halnya cinta yg tak pernah lupa bagaimana rasanya dilukai. / arti Kita tidak akan mungkin lupa rasa pahit secangkir kopi, seperti halnya cinta yg tak pernah lupa bagaimana rasanya dilukai. / definisi Kita tidak akan mungkin lupa rasa pahit secangkir kopi, seperti halnya cinta yg tak pernah lupa bagaimana rasanya dilukai. / pengertian Kita tidak akan mungkin lupa rasa pahit secangkir kopi, seperti halnya cinta yg tak pernah lupa bagaimana rasanya dilukai. / apa arti Kita tidak akan mungkin lupa rasa pahit secangkir kopi, seperti halnya cinta yg tak pernah lupa bagaimana rasanya dilukai. :
Kata Filosofi
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 122 |
| Jumlah Kata | : | 19 |
Kata Terkait
Kita semua membuat kesalahan, namun selama kamu melepaskan masa lalu, kamu akan punya masa depan yang cerah.
Kita sering kecewa, karena mencintai harapan kita tentang seseorang, bukan karena betul-betul mencintai orangnya. (Mario Teguh)
Kita tak bisa hidup tanpa teman, tapi kita tidak bisa menjadikan semua orang teman.
Kita tak tahu dan tak pernah pasti tahu hingga semuanya berlalu. Benar atau salah, dituruti atau tidak dituruti, pada akhirnya yang bisa membuktikan cuma waktu. (Rectoverso)
Kita terlalu takut untuk memerhatikan berlebihan seseorang yang sama sekali tidak peduli. (Eleanor Roosevelt)
Kita tidak akan pernah mendapatkan sesuatu jika kita terlalu menginginkannya. Kita tidak akan pernah mengerti hakikat memiliki, jika kita terlalu ingin memilikinya. (Tere Liye)
Kita tidak mendapatkan keberanian dengan menjadi bahagia setiap harinya, namun keberanian dibangun dari berhasilnya Anda melewati waktu-waktu yang sulit dan menantang. (Barbara de Angelis)
Kita tidak perlu mejadi juara untuk menang. Tapi kita hanya perlu bermain dengan menjadi diri kita sendiri sehingga kita menang. (Agnes Davonar)
Kita tidak pernah merasa sangat tidak berdaya mengatasi rasa sakit, terkecuali ketika mencinta. (Sigmund Freud)
Kita tidak pernah punya waktu untuk menjadi diri kita sendiri, kita hanya punya waktu untuk menjadi bahagia. (Albert Camus)