Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Melihatlah keatas untuk urusan akhiratmu dan melihatla kebawah untuk urusan duniamu, maka hidupmu akan tentram.
Arti kata Melihatlah keatas untuk urusan akhiratmu dan melihatla kebawah untuk urusan duniamu, maka hidupmu akan tentram. / arti Melihatlah keatas untuk urusan akhiratmu dan melihatla kebawah untuk urusan duniamu, maka hidupmu akan tentram. / definisi Melihatlah keatas untuk urusan akhiratmu dan melihatla kebawah untuk urusan duniamu, maka hidupmu akan tentram. / pengertian Melihatlah keatas untuk urusan akhiratmu dan melihatla kebawah untuk urusan duniamu, maka hidupmu akan tentram. / apa arti Melihatlah keatas untuk urusan akhiratmu dan melihatla kebawah untuk urusan duniamu, maka hidupmu akan tentram. :
Kata Islami
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 111 |
| Jumlah Kata | : | 15 |
Kata Terkait
Mau aja dibohongi sama iklan, kalau minum susu sapi bisa pinter, emangnya udah pernah liat gitu anak sapi jadi sarjana? (Vergi Crush)
Mau bermanfaat atau tidak, yang namanya teman harus ditolong. (Ueki Anime Law Of Ueki)
Mau jadi apapun kamu kelak, pastikan kamu tidak akan membuat dirimu sendiri malu (Abraham Lincoln)
Melangkahlah dengan hati-hati dan taktis yang bagus, dan ingat bahwa hidup adalah aksi keseimbangan yang hebat. (Dr. Seuss)
Melihat ke belakang agar lebih pintar, ke depan agar lebih dewasa, ke bawah agar lebih bijaksana, ke atas agar lebih kuat.
Memadamkan api itu gampang. Yang susah itu adalah memadamkan kesombongan. (Air & Api (Si Jago Merah 2))
Memahami diri sendiri adalah awal dari segala kebijaksanaan (Aristoteles).
Memang akan sulit bagiku untuk melupakanmu, namun biarlah waktu yang nanti akan mengurusnya
Memang akan sulit bagiku untuk melupakanmu, namun biarlah waktu yang nanti akan mengurusnya.
Memang benar kalau hujan itu di rindukan, datang membawa ketenangan lalu pergi menjadi kenangan. (Zulfahaikal)