Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Mereka yang belum berusaha, jangan pernah bilang dirinya tidak berbakat. (Nanami)
Arti kata Mereka yang belum berusaha, jangan pernah bilang dirinya tidak berbakat. (Nanami) / arti Mereka yang belum berusaha, jangan pernah bilang dirinya tidak berbakat. (Nanami) / definisi Mereka yang belum berusaha, jangan pernah bilang dirinya tidak berbakat. (Nanami) / pengertian Mereka yang belum berusaha, jangan pernah bilang dirinya tidak berbakat. (Nanami) / apa arti Mereka yang belum berusaha, jangan pernah bilang dirinya tidak berbakat. (Nanami) :
Anime
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 81 |
| Jumlah Kata | : | 11 |
Kata Terkait
Merangkai waktu itu seperti mengukir jejak dalam langkah kaki, yang kelak akan sampai pintu akhir dalam cinta kita. (anonim).
Mereka bilang ketika Anda menemukan cinta dalam hidup Anda, waktu berhenti, dan itu benar.
Mereka bilang ketika Anda menemukan cinta dalam hidup Anda, waktu berhenti, dan itu benar.
Mereka mengatakan bahwa orang bodoh belajar dari pengalaman mereka, sementara yang bijak belajar dari sejarah. Kuharap kau bukan termasuk orang yang bodoh. (Psycho-Pass)
Mereka tak peduli dari mana kamu memulainya. Mereka melihat dari bagaimana caramu mengakhirinya.
Mereka yang menolak kebebasan kepada orang lain, maka kebebasan itu tak layak pula untuk dirinya.
Mereka yang menyakitimu akan membutukanmu suatu saat nanti.
Mereka yang sedang jatuh cinta, biasanya sering berharap. Dan mereka yang sering berharap, biasanya sering kecewa. (Cinta Brontosaurus)
Mereka yang terus hidup penuh dengan kekerasan hati akan membawa kedalam kehidupan yang tidak mensejahterakan.
Mereka yang tidak memahami arti dari luka yang sebenarnya tak akan pernah paham makna kedamaian yang sesungguhnya.