Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Mereka yang menyakitimu akan membutukanmu suatu saat nanti.
Arti kata Mereka yang menyakitimu akan membutukanmu suatu saat nanti. / arti Mereka yang menyakitimu akan membutukanmu suatu saat nanti. / definisi Mereka yang menyakitimu akan membutukanmu suatu saat nanti. / pengertian Mereka yang menyakitimu akan membutukanmu suatu saat nanti. / apa arti Mereka yang menyakitimu akan membutukanmu suatu saat nanti. :
Kata Motivasi
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 59 |
| Jumlah Kata | : | 8 |
Permalink:
satutap.link/kamus/kata_mutiara/mereka-yang-menyakitimu-akan-membutukanmu-suatu-saat-nanti/
Kata Terkait
Mereka bilang ketika Anda menemukan cinta dalam hidup Anda, waktu berhenti, dan itu benar.
Mereka mengatakan bahwa orang bodoh belajar dari pengalaman mereka, sementara yang bijak belajar dari sejarah. Kuharap kau bukan termasuk orang yang bodoh. (Psycho-Pass)
Mereka tak peduli dari mana kamu memulainya. Mereka melihat dari bagaimana caramu mengakhirinya.
Mereka yang belum berusaha, jangan pernah bilang dirinya tidak berbakat. (Nanami)
Mereka yang menolak kebebasan kepada orang lain, maka kebebasan itu tak layak pula untuk dirinya.
Mereka yang sedang jatuh cinta, biasanya sering berharap. Dan mereka yang sering berharap, biasanya sering kecewa. (Cinta Brontosaurus)
Mereka yang terus hidup penuh dengan kekerasan hati akan membawa kedalam kehidupan yang tidak mensejahterakan.
Mereka yang tidak memahami arti dari luka yang sebenarnya tak akan pernah paham makna kedamaian yang sesungguhnya.
Merindukan seseorang yang tak pernah merindukanmu.. Itu sama seperti kamu sedang bertamu dan mengharapkan secangkir kopi namun tak kunjung datang.
Merugilah orang yang tak menikmati sejuknya pagi dan indahnya sinar mentari. karena pada saat itu kita akan menjalani takdir dari sang ilahi.