Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Pada waktunya, dunia hanya perlu tahu kalau kita hebat. Kebahagiaan tidak membutuhkan penilaian orang lain. (Fiersa Besari)
Arti kata Pada waktunya, dunia hanya perlu tahu kalau kita hebat. Kebahagiaan tidak membutuhkan penilaian orang lain. (Fiersa Besari) / arti Pada waktunya, dunia hanya perlu tahu kalau kita hebat. Kebahagiaan tidak membutuhkan penilaian orang lain. (Fiersa Besari) / definisi Pada waktunya, dunia hanya perlu tahu kalau kita hebat. Kebahagiaan tidak membutuhkan penilaian orang lain. (Fiersa Besari) / pengertian Pada waktunya, dunia hanya perlu tahu kalau kita hebat. Kebahagiaan tidak membutuhkan penilaian orang lain. (Fiersa Besari) / apa arti Pada waktunya, dunia hanya perlu tahu kalau kita hebat. Kebahagiaan tidak membutuhkan penilaian orang lain. (Fiersa Besari) :
Kata Motivasi
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 123 |
| Jumlah Kata | : | 17 |
Kata Terkait
Pada akhirnya orang-orang yang jatuh cinta akan kembali pada Tuhan. setelah ia jauh mencari, pada akhirnya ia hanya bisa meminta (Kurniawan Gunadi)
Pada akhirnya sakit membawa kita untuk selalu ingat kematian, segeralah memperbaiki diri.
Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan (Raditya Dika)
Pada hakikatnya pulang bukan hanya kembali ke rumah, tapi kembali keatas sejadah membisikan rindu kepada sang pemberi rasa.
Pada usia berapa pun hati manusia terbuka bagi hati yang juga terbuka baginya
Padahal di weekend maupun libur panjang mereka kencing dimari, buang hajat dimari, buang sampah dimari. Masih mau bilang sampah kiriman bogor? (Vergi Crush)
Pagi mengajarkan kita bahwa segala sesuatu selalu diawali dengan rasa syukur dan embun adalah tanda keiklasannya. (Harly Umboh)
Paling mudah menunjuk kesalahan orang lain. Paling sulit mengakui dan belajar dari kesalahan diri sendiri.
Pangkal dai semua kebaikan di dunia maupun di akhirat adalah taqwa kepada Allah. Abu Sualeman Addarani
Pangkal dari semua kebaikan di dunia maupun di akhirat adalah taqwa kepada Allah. (Abu Sualeman Addarani)