Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Sejujurnya, aku merasa sangat bodoh karena mempertahankan sesuatu yang terus menerus menyakitiku. Anonim
Arti kata Sejujurnya, aku merasa sangat bodoh karena mempertahankan sesuatu yang terus menerus menyakitiku. Anonim / arti Sejujurnya, aku merasa sangat bodoh karena mempertahankan sesuatu yang terus menerus menyakitiku. Anonim / definisi Sejujurnya, aku merasa sangat bodoh karena mempertahankan sesuatu yang terus menerus menyakitiku. Anonim / pengertian Sejujurnya, aku merasa sangat bodoh karena mempertahankan sesuatu yang terus menerus menyakitiku. Anonim / apa arti Sejujurnya, aku merasa sangat bodoh karena mempertahankan sesuatu yang terus menerus menyakitiku. Anonim :
Kata Kesedihan
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 104 |
| Jumlah Kata | : | 13 |
Kata Terkait
Segala sesuatu terjadi karena sebuah alasan. Meski kadang kamu tak mengerti alasannya, tapi dia selalu memberimu sebuah pelajaran.
Segala yang terjadi adalah pengalaman berarti. Jangan sesali, tapi ingatlah pelajaran yang diberi, terutama untuk hal yang telah melukai hati.
Sejarah manusia merupakan tanah pemakaman dari kebudayaan-kebudaya an yang tinggi, yang rontok karena mereka tidak mampu melakukan reaksi sukarela yang terencana dan rasional untuk menghadapi tantangan. (Erich Fromm)
Sejatinya wanita hanya butuh seorang lelaki yang ketika bertatap dengannya ada rasa tanggung jawab. (KutipanPena)
Sejauh apapun kamu mencintai manusia jangan sampai cinta tersebut melupakanmu kepada Allah swt.
Sekali mendayung, dua tiga hari pegelnya gak hilang - hilang.
Sekaya apapun, tanpa rasa berkecukupan akan melelahkan. Lelah terus berlomba lari mengejar keinginan yang tak berkesudahan. (Adjie Silarus)
Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan tak kan pernah sia-sia. Kebaikan akan berbalas kebaikan.
Sekuat apapun kau genggam senja, namun malam akan merenggutnya juga. (anonim).
Selain saling pengertian, saling menghormati adalah salah satu pembuktian cinta.