Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Tak perlu membakar selimut yang baru hanya karena seekor kutu, bergitu pula aku tidak perlu membuang muka darimu hanya karena kesalahan yang sesungguhnya tidak berarti.
Arti kata Tak perlu membakar selimut yang baru hanya karena seekor kutu, bergitu pula aku tidak perlu membuang muka darimu hanya karena kesalahan yang sesungguhnya tidak berarti. / arti Tak perlu membakar selimut yang baru hanya karena seekor kutu, bergitu pula aku tidak perlu membuang muka darimu hanya karena kesalahan yang sesungguhnya tidak berarti. / definisi Tak perlu membakar selimut yang baru hanya karena seekor kutu, bergitu pula aku tidak perlu membuang muka darimu hanya karena kesalahan yang sesungguhnya tidak berarti. / pengertian Tak perlu membakar selimut yang baru hanya karena seekor kutu, bergitu pula aku tidak perlu membuang muka darimu hanya karena kesalahan yang sesungguhnya tidak berarti. / apa arti Tak perlu membakar selimut yang baru hanya karena seekor kutu, bergitu pula aku tidak perlu membuang muka darimu hanya karena kesalahan yang sesungguhnya tidak berarti. :
Kata Islami
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 168 |
| Jumlah Kata | : | 25 |
Kata Terkait
Tak perlu bersedih akan kekurangan. Ketahuilah, Tuhan pasti memberi kelebihan kepada setiap orang yang memiliki kekurangan.
Tak perlu bersedih ketika impian tidak menjadi kenyataan. Bersyukurlah bahwa mimpi burukpun tidak menjadi kenyataan.
Tak perlu kamu sesali kesalahan masa lalu. Karena semakin lama kamu sesali, semakin lama kamu hidup dalam kesedihan. Maafkan, dan lupakan!
Tak perlu kau cari diriku lagi, karena aku masih disini, mengamati dan memastikan jika kau bahagia dengannya. (anonim).
Tak perlu khawatirkan hari esok yang belum tiba, tapi persiapkan dirimu dan pikirkan bagaimana cara menghadapinya.
Tak perlu mengharap imbalan ketika hendak berbagi. Karena imbalan itu sudah pasti kamu dapatkan, yaitu kebahagiaan dan ketentraman hati.
Tak perlu menjadi orang lain ketika ingin di puja atau dipuji, karena yang terpenting adalah ketika dirimu mampu menerima segala kekuranganmu dengan lapang dada.
Tak perlu terlalu merisaukan masa lalu dan hari esok seperti apa. Kamu hanya perlu melakukan yang terbaik untuk hari ini. (Kungfu Panda)
Tak pernah ada yang salah dengan cinta. Ia mengisi sesuatu yang tidak kosong. Tapi yang terjadi di sini adalah asmara, yang mengosongkan sesuatu yang semula ceper. Dengan rindu. Belum tentu nafsu. (Ayu Utami)
Tak usahlah kau merasa terganggu, karena aku hanya mencintaimu dalam diam. (anonim)