Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Bunga yang terlalu lama digenggam tidak akan bisa berkembang, maka beranilah untuk melepas agar ia bisa terbang. (anonim).
Arti kata Bunga yang terlalu lama digenggam tidak akan bisa berkembang, maka beranilah untuk melepas agar ia bisa terbang. (anonim). / arti Bunga yang terlalu lama digenggam tidak akan bisa berkembang, maka beranilah untuk melepas agar ia bisa terbang. (anonim). / definisi Bunga yang terlalu lama digenggam tidak akan bisa berkembang, maka beranilah untuk melepas agar ia bisa terbang. (anonim). / pengertian Bunga yang terlalu lama digenggam tidak akan bisa berkembang, maka beranilah untuk melepas agar ia bisa terbang. (anonim). / apa arti Bunga yang terlalu lama digenggam tidak akan bisa berkembang, maka beranilah untuk melepas agar ia bisa terbang. (anonim). :
Kata Kesedihan
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 122 |
| Jumlah Kata | : | 18 |
Kata Terkait
Bukan hal yang egois jika kamu mencintai diri sendiri, perhatian dengan diri sendiri, dan membuat kebahagiaanmu menjadi sebuah prioritas. Itu adalah kebutuhan. (Mandy Hale)
Bukan hanya rahasia yang pandai kusimpan. Tapi perasaanpun juga. (Cinta dan Rahasia)
Bukan waktu yang tak bisa mengartikan, dan bukan pula jarak yang bisa memisahkan, namun kehadiran orang ketigalah yang salah kau genggam. (anonim).
Bukankah hidup ini sebetulnya mudah? Jika rindu, datangi. Jika tidak senang, ungkapkan. Jika cemburu, tekankan. Jika lapar, makan. Jika mulas, buang air. Jika salah, betulkan. Jika suka, nyatakan. Jika sayang, tunjukkan. Manusianya yang sering kali memper
Bukankah kehidupan sendiri adalah bahagia dan sedih? Bahagia karena napas mengalir dan jantung berdetak, sedih karena pikiran diliputi bayang-bayang. (W.S Rendra)
Bunga-bunga yang indah pun akhirnya layu dan jatuh, itulah takdir dari semua bentuk kehidupan. (Psycho Pass)
Burung punya sangkar, laba laba punya jaring, manusia punya persahabatan. (William Blake)
Burung punya sangkar, laba laba punya jaring, manusia punya persahabatan. (William Blake)
Burung tersebut memang nggak akan lari, tapi burung tanpa sayap sudah bukan burung lagi. Dan manusia tanpa mimpi, sudah bukan manusia lagi. (Windhi Puspitadewi)
Butuh keberanian untuk berkata jujur. Hargailah mereka yang berkata jujur tentangmu, meskipun terkadang itu membuatmu terluka.