Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Bukan waktu yang tak bisa mengartikan, dan bukan pula jarak yang bisa memisahkan, namun kehadiran orang ketigalah yang salah kau genggam. (anonim).
Arti kata Bukan waktu yang tak bisa mengartikan, dan bukan pula jarak yang bisa memisahkan, namun kehadiran orang ketigalah yang salah kau genggam. (anonim). / arti Bukan waktu yang tak bisa mengartikan, dan bukan pula jarak yang bisa memisahkan, namun kehadiran orang ketigalah yang salah kau genggam. (anonim). / definisi Bukan waktu yang tak bisa mengartikan, dan bukan pula jarak yang bisa memisahkan, namun kehadiran orang ketigalah yang salah kau genggam. (anonim). / pengertian Bukan waktu yang tak bisa mengartikan, dan bukan pula jarak yang bisa memisahkan, namun kehadiran orang ketigalah yang salah kau genggam. (anonim). / apa arti Bukan waktu yang tak bisa mengartikan, dan bukan pula jarak yang bisa memisahkan, namun kehadiran orang ketigalah yang salah kau genggam. (anonim). :
Kata Kesedihan
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 147 |
| Jumlah Kata | : | 22 |
Kata Terkait
Buat hidupmu sempurna, dengan membuat orang disekitarmu bahagia. Dan percayalah, akan ada banyak cinta yang datang menghampiri.
Bukan banyaknya panah yang menentukan kemenangan tapi tajam panah dan tujuannya yang menentukan.
Bukan gunung yang harus kita taklukan tapi diri kita sendiri (Edmund Hillary)
Bukan hal yang egois jika kamu mencintai diri sendiri, perhatian dengan diri sendiri, dan membuat kebahagiaanmu menjadi sebuah prioritas. Itu adalah kebutuhan. (Mandy Hale)
Bukan hanya rahasia yang pandai kusimpan. Tapi perasaanpun juga. (Cinta dan Rahasia)
Bukankah hidup ini sebetulnya mudah? Jika rindu, datangi. Jika tidak senang, ungkapkan. Jika cemburu, tekankan. Jika lapar, makan. Jika mulas, buang air. Jika salah, betulkan. Jika suka, nyatakan. Jika sayang, tunjukkan. Manusianya yang sering kali memper
Bukankah kehidupan sendiri adalah bahagia dan sedih? Bahagia karena napas mengalir dan jantung berdetak, sedih karena pikiran diliputi bayang-bayang. (W.S Rendra)
Bunga yang terlalu lama digenggam tidak akan bisa berkembang, maka beranilah untuk melepas agar ia bisa terbang. (anonim).
Bunga yang terlalu lama digenggam tidak akan bisa berkembang, maka beranilah untuk melepas agar ia bisa terbang. (anonim).
Bunga-bunga yang indah pun akhirnya layu dan jatuh, itulah takdir dari semua bentuk kehidupan. (Psycho Pass)