Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Bukan banyaknya panah yang menentukan kemenangan tapi tajam panah dan tujuannya yang menentukan.
Arti kata Bukan banyaknya panah yang menentukan kemenangan tapi tajam panah dan tujuannya yang menentukan. / arti Bukan banyaknya panah yang menentukan kemenangan tapi tajam panah dan tujuannya yang menentukan. / definisi Bukan banyaknya panah yang menentukan kemenangan tapi tajam panah dan tujuannya yang menentukan. / pengertian Bukan banyaknya panah yang menentukan kemenangan tapi tajam panah dan tujuannya yang menentukan. / apa arti Bukan banyaknya panah yang menentukan kemenangan tapi tajam panah dan tujuannya yang menentukan. :
Kata Motivasi
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 96 |
| Jumlah Kata | : | 13 |
Kata Terkait
Buat apa membandingkan diri dengan orang lain? Jika mereka lebih baik, kamu kecewa. Jika mereka lebih buruk, apa yang kamu dapat?
Buat apa merisikokan patah hati untuk orang yang nggak benar-benar membuatmu jatuh hati (Christian Simamora)
Buat apa punya uang kalau nggak bisa berguna buat orang banyak. (Air dan Api (Si Jago Merah 2))
Buat hidupmu sempurna, dengan membuat orang disekitarmu bahagia. Dan percayalah, akan ada banyak cinta yang datang menghampiri.
Buat hidupmu sempurna, dengan membuat orang disekitarmu bahagia. Dan percayalah, akan ada banyak cinta yang datang menghampiri.
Bukan gunung yang harus kita taklukan tapi diri kita sendiri (Edmund Hillary)
Bukan hal yang egois jika kamu mencintai diri sendiri, perhatian dengan diri sendiri, dan membuat kebahagiaanmu menjadi sebuah prioritas. Itu adalah kebutuhan. (Mandy Hale)
Bukan hanya rahasia yang pandai kusimpan. Tapi perasaanpun juga. (Cinta dan Rahasia)
Bukan waktu yang tak bisa mengartikan, dan bukan pula jarak yang bisa memisahkan, namun kehadiran orang ketigalah yang salah kau genggam. (anonim).
Bukankah hidup ini sebetulnya mudah? Jika rindu, datangi. Jika tidak senang, ungkapkan. Jika cemburu, tekankan. Jika lapar, makan. Jika mulas, buang air. Jika salah, betulkan. Jika suka, nyatakan. Jika sayang, tunjukkan. Manusianya yang sering kali memper