Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Bukan hanya rahasia yang pandai kusimpan. Tapi perasaanpun juga. (Cinta dan Rahasia)
Arti kata Bukan hanya rahasia yang pandai kusimpan. Tapi perasaanpun juga. (Cinta dan Rahasia) / arti Bukan hanya rahasia yang pandai kusimpan. Tapi perasaanpun juga. (Cinta dan Rahasia) / definisi Bukan hanya rahasia yang pandai kusimpan. Tapi perasaanpun juga. (Cinta dan Rahasia) / pengertian Bukan hanya rahasia yang pandai kusimpan. Tapi perasaanpun juga. (Cinta dan Rahasia) / apa arti Bukan hanya rahasia yang pandai kusimpan. Tapi perasaanpun juga. (Cinta dan Rahasia) :
Film
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 84 |
| Jumlah Kata | : | 12 |
Permalink:
satutap.link/kamus/kata_mutiara/bukan-hanya-rahasia-yang-pandai-kusimpan-tapi-perasaanpun-juga/
Kata Terkait
Buat hidupmu sempurna, dengan membuat orang disekitarmu bahagia. Dan percayalah, akan ada banyak cinta yang datang menghampiri.
Buat hidupmu sempurna, dengan membuat orang disekitarmu bahagia. Dan percayalah, akan ada banyak cinta yang datang menghampiri.
Bukan banyaknya panah yang menentukan kemenangan tapi tajam panah dan tujuannya yang menentukan.
Bukan gunung yang harus kita taklukan tapi diri kita sendiri (Edmund Hillary)
Bukan hal yang egois jika kamu mencintai diri sendiri, perhatian dengan diri sendiri, dan membuat kebahagiaanmu menjadi sebuah prioritas. Itu adalah kebutuhan. (Mandy Hale)
Bukan waktu yang tak bisa mengartikan, dan bukan pula jarak yang bisa memisahkan, namun kehadiran orang ketigalah yang salah kau genggam. (anonim).
Bukankah hidup ini sebetulnya mudah? Jika rindu, datangi. Jika tidak senang, ungkapkan. Jika cemburu, tekankan. Jika lapar, makan. Jika mulas, buang air. Jika salah, betulkan. Jika suka, nyatakan. Jika sayang, tunjukkan. Manusianya yang sering kali memper
Bukankah kehidupan sendiri adalah bahagia dan sedih? Bahagia karena napas mengalir dan jantung berdetak, sedih karena pikiran diliputi bayang-bayang. (W.S Rendra)
Bunga yang terlalu lama digenggam tidak akan bisa berkembang, maka beranilah untuk melepas agar ia bisa terbang. (anonim).
Bunga yang terlalu lama digenggam tidak akan bisa berkembang, maka beranilah untuk melepas agar ia bisa terbang. (anonim).