Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Dirimu yang sebenarnya adalah apa yang kamu lakukan disaat tiada orang yang melihatmu (Ali bin Ibu Thalib)
Arti kata Dirimu yang sebenarnya adalah apa yang kamu lakukan disaat tiada orang yang melihatmu (Ali bin Ibu Thalib) / arti Dirimu yang sebenarnya adalah apa yang kamu lakukan disaat tiada orang yang melihatmu (Ali bin Ibu Thalib) / definisi Dirimu yang sebenarnya adalah apa yang kamu lakukan disaat tiada orang yang melihatmu (Ali bin Ibu Thalib) / pengertian Dirimu yang sebenarnya adalah apa yang kamu lakukan disaat tiada orang yang melihatmu (Ali bin Ibu Thalib) / apa arti Dirimu yang sebenarnya adalah apa yang kamu lakukan disaat tiada orang yang melihatmu (Ali bin Ibu Thalib) :
Kata Islami
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 106 |
| Jumlah Kata | : | 17 |
Kata Terkait
Dibalik kata istiqomah ada perjuangan yang kuat, pengorbanan yang banyak dan doa yang tidak pernah berhenti.
Dibalik setiap kesedihan, terdapat kebahagiaan. Serahkan segala urusan kepada Tuhan. Biarkan waktu dan kehidupan berjalan.
Dilihat dari garis wajah, jangankan aura-aura jahat. Aura kasih pun kalah dengan kecantikanmu.
Dimana ada kelebihan disitu ada kembalian.
Dirimu layaknya bintang sejati, yang terus bersinar di langit malam. Sementara aku hanyalah kerdil yang ingin mati, mengharap cintamu yang tak kunjung datang. (anonim).
Do not just search for the one who will make your dunya beautiful. Search for the one who will make your akhirah beautiful.
Do something wonderful, people may imitate it.
Doa bukanlah hanya sekedar kalimat yang diucapkan, tetapi ia adalah sebuah harapan.
Doa dalam rinduku selalu saja mendahului datangnya mentari. Berbisik lembut kepadaNya agar dipertemukan lagi dengan cahayaNya, meskipun tak pernah sama.
Doctors can treat you, but only Allah can heal you.