Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Doa bukanlah hanya sekedar kalimat yang diucapkan, tetapi ia adalah sebuah harapan.
Arti kata Doa bukanlah hanya sekedar kalimat yang diucapkan, tetapi ia adalah sebuah harapan. / arti Doa bukanlah hanya sekedar kalimat yang diucapkan, tetapi ia adalah sebuah harapan. / definisi Doa bukanlah hanya sekedar kalimat yang diucapkan, tetapi ia adalah sebuah harapan. / pengertian Doa bukanlah hanya sekedar kalimat yang diucapkan, tetapi ia adalah sebuah harapan. / apa arti Doa bukanlah hanya sekedar kalimat yang diucapkan, tetapi ia adalah sebuah harapan. :
Kata Islami
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 83 |
| Jumlah Kata | : | 12 |
Kata Terkait
Dimana ada kelebihan disitu ada kembalian.
Dirimu layaknya bintang sejati, yang terus bersinar di langit malam. Sementara aku hanyalah kerdil yang ingin mati, mengharap cintamu yang tak kunjung datang. (anonim).
Dirimu yang sebenarnya adalah apa yang kamu lakukan disaat tiada orang yang melihatmu (Ali bin Ibu Thalib)
Do not just search for the one who will make your dunya beautiful. Search for the one who will make your akhirah beautiful.
Do something wonderful, people may imitate it.
Doa dalam rinduku selalu saja mendahului datangnya mentari. Berbisik lembut kepadaNya agar dipertemukan lagi dengan cahayaNya, meskipun tak pernah sama.
Doctors can treat you, but only Allah can heal you.
Dream as if you will live forever. Live as if you will die today.
Dua orang tak bisa lagi menjadi teman kalau mereka tak bisa memaafkan kegagalan satu sama lain. (Jean de la Bruyere)
Dua pejuang yang paling kuat adalah kesabaran dan waktu. (Leo Tolstoy)