Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Mungkinkah aku jadi orang yang paling bahagia, jika masih bersamamu? (anonim).
Arti kata Mungkinkah aku jadi orang yang paling bahagia, jika masih bersamamu? (anonim). / arti Mungkinkah aku jadi orang yang paling bahagia, jika masih bersamamu? (anonim). / definisi Mungkinkah aku jadi orang yang paling bahagia, jika masih bersamamu? (anonim). / pengertian Mungkinkah aku jadi orang yang paling bahagia, jika masih bersamamu? (anonim). / apa arti Mungkinkah aku jadi orang yang paling bahagia, jika masih bersamamu? (anonim). :
Kata Kesedihan
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 78 |
| Jumlah Kata | : | 11 |
Permalink:
satutap.link/kamus/kata_mutiara/mungkinkah-aku-jadi-orang-yang-paling-bahagia-jika-masih-bersamamu/
Kata Terkait
Mungkin diri ini terlalu sabar atau dungu, hingga tak tahu waktu menunggumu dan berharap ia akan mengembalikanmu. (anonim).
Mungkin kau bisa pergi dan merajut kasih dengan dirinya. Namun ingatlah raga ini, mungkin akan ditikam sejuta sesak dengan hati bersimbah darah. (anonim).
Mungkin kejujuran menyebabkan satu tangisan. Tapi itu lebih baik daripada senyuman yang dihasilkan oleh kebohongan.
Mungkin kita dilahirkan untuk kalah, tetapi kita tidak dilahirkan untuk menyerah. (Suck Seed)
Mungkin tanganmu tak pernah merasakan kesepian. Tapi jika merasakannya, sahabatku, ketahuilah bahwa tanganku selalu ada untuk kamu genggam. (Samantha King)
Nafsu hanya akan memberikan kebahagiaan sesaat. Tetapi cinta yang tulus dan sejati akan memberikan kebahagiaan selamanya. (B.J Habibie)
Nanti kalau naik motor kamu pegangan sama aku yah, kalau kamu jatuh nanti aku dikira buang sampah sembarangan lagi.
Narima ing pandum (menerima segala rintangan dengan ikhlas – (pepatah jawa)
Never mind what others do; do better than yourself, beat your own record from day to day, and you are a success.
Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. Imam An Nawawi