Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Mungkin diri ini terlalu sabar atau dungu, hingga tak tahu waktu menunggumu dan berharap ia akan mengembalikanmu. (anonim).
Arti kata Mungkin diri ini terlalu sabar atau dungu, hingga tak tahu waktu menunggumu dan berharap ia akan mengembalikanmu. (anonim). / arti Mungkin diri ini terlalu sabar atau dungu, hingga tak tahu waktu menunggumu dan berharap ia akan mengembalikanmu. (anonim). / definisi Mungkin diri ini terlalu sabar atau dungu, hingga tak tahu waktu menunggumu dan berharap ia akan mengembalikanmu. (anonim). / pengertian Mungkin diri ini terlalu sabar atau dungu, hingga tak tahu waktu menunggumu dan berharap ia akan mengembalikanmu. (anonim). / apa arti Mungkin diri ini terlalu sabar atau dungu, hingga tak tahu waktu menunggumu dan berharap ia akan mengembalikanmu. (anonim). :
Kata Kesedihan
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 123 |
| Jumlah Kata | : | 18 |
Kata Terkait
Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Ambil nafas dalam dalam dan coba lagi (KT Witten)
Mudah bagimu berpaling dan mencari penggantiku yang malang, sementara aku terpuruk sendiri meratapi duniaku yang begitu kelam. (anonim).
Mulailah dengan tujuan dalam pikiran. (Stephen Covey)
Mungkin aku terlalu lama memburu waktu, hingga berharap waktu juga mampu membunuh rasa untukku. (anonim).
Mungkin aku tidak tahu betapa berharganya dirimu, hingga sampai suatu saat kau meninggalkanku. (anonim).
Mungkin kau bisa pergi dan merajut kasih dengan dirinya. Namun ingatlah raga ini, mungkin akan ditikam sejuta sesak dengan hati bersimbah darah. (anonim).
Mungkin kejujuran menyebabkan satu tangisan. Tapi itu lebih baik daripada senyuman yang dihasilkan oleh kebohongan.
Mungkin kita dilahirkan untuk kalah, tetapi kita tidak dilahirkan untuk menyerah. (Suck Seed)
Mungkin tanganmu tak pernah merasakan kesepian. Tapi jika merasakannya, sahabatku, ketahuilah bahwa tanganku selalu ada untuk kamu genggam. (Samantha King)
Mungkinkah aku jadi orang yang paling bahagia, jika masih bersamamu? (anonim).