Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Kita merancang, Allah juga merancang, dan perancangan Allah itulah yang lebih baik. Redhalah dan tabah, semua yang berlaku ada hikmah. (Yum Juri)
Arti kata Kita merancang, Allah juga merancang, dan perancangan Allah itulah yang lebih baik. Redhalah dan tabah, semua yang berlaku ada hikmah. (Yum Juri) / arti Kita merancang, Allah juga merancang, dan perancangan Allah itulah yang lebih baik. Redhalah dan tabah, semua yang berlaku ada hikmah. (Yum Juri) / definisi Kita merancang, Allah juga merancang, dan perancangan Allah itulah yang lebih baik. Redhalah dan tabah, semua yang berlaku ada hikmah. (Yum Juri) / pengertian Kita merancang, Allah juga merancang, dan perancangan Allah itulah yang lebih baik. Redhalah dan tabah, semua yang berlaku ada hikmah. (Yum Juri) / apa arti Kita merancang, Allah juga merancang, dan perancangan Allah itulah yang lebih baik. Redhalah dan tabah, semua yang berlaku ada hikmah. (Yum Juri) :
Kata Islami
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 145 |
| Jumlah Kata | : | 22 |
Kata Terkait
Kita mencintai seseorang bukan karena dia sempurna, tapi untuk belajar dan saling memahami serta melengkapi ketidaksempurnaan kita.
Kita mencintai seseorang bukan karena dia sempurna, tapi untuk belajar dan saling memahami serta melengkapi ketidaksempurnaan kita.
Kita mengajarkan disiplin untuk giat, untuk bekerja, untuk kebaikan, bukan agar anak-anak menjadi loyo, pasif, atau penurut. (Maria Montessori)
Kita menjadi bijak bukan karena pengalaman di masa lalu, tetapi karena tanggung jawab akan masa depan. (George Bernard Shaw)
Kita menua, lalu melupa, dan dilupakan (Husnulhoy)
Kita selalu bisa memaafkan tanpa harus melupakan, tapi kita tidak akan benar-benar bisa melupakan tanpa memaafkan.
Kita semua membuat kesalahan, namun selama kamu melepaskan masa lalu, kamu akan punya masa depan yang cerah.
Kita sering kecewa, karena mencintai harapan kita tentang seseorang, bukan karena betul-betul mencintai orangnya. (Mario Teguh)
Kita tak bisa hidup tanpa teman, tapi kita tidak bisa menjadikan semua orang teman.
Kita tak tahu dan tak pernah pasti tahu hingga semuanya berlalu. Benar atau salah, dituruti atau tidak dituruti, pada akhirnya yang bisa membuktikan cuma waktu. (Rectoverso)