Home
Kata MutiaraIndonesiaAcehBaliBanjarBatakBekasiBetawiBugisCirebonGayoJawaKawiLampungLembakMakassarManadoMedanMinangNgapakOsingPapuaSasakSemarangSundaWalikanBiologiEkonomiEkonomi SyariahFarmasiFiqih IslamGaulGeografiGiziHukumInvestasiKedokteranKepolisianKesehatanKimiaMiliterLatinOtomotifPelayaranPerbankanPeribahasaPertambanganPertanianPKnPolitikPsikologiSansekertaSejarahSosiologiTeknologiTradingUngkapan
KAMUS PINTAR - KATA_MUTIARA
Disempurnakan Dengan AI Beta v2608.1
Sepandai-pandai menyimpan Istri Muda, akhirnya Tua juga. Sepandai-pandainya menyimpan Pacar kedua, akhirnya ketahuan juga.
Arti kata Sepandai-pandai menyimpan Istri Muda, akhirnya Tua juga. Sepandai-pandainya menyimpan Pacar kedua, akhirnya ketahuan juga. / arti Sepandai-pandai menyimpan Istri Muda, akhirnya Tua juga. Sepandai-pandainya menyimpan Pacar kedua, akhirnya ketahuan juga. / definisi Sepandai-pandai menyimpan Istri Muda, akhirnya Tua juga. Sepandai-pandainya menyimpan Pacar kedua, akhirnya ketahuan juga. / pengertian Sepandai-pandai menyimpan Istri Muda, akhirnya Tua juga. Sepandai-pandainya menyimpan Pacar kedua, akhirnya ketahuan juga. / apa arti Sepandai-pandai menyimpan Istri Muda, akhirnya Tua juga. Sepandai-pandainya menyimpan Pacar kedua, akhirnya ketahuan juga. :
Kata Gokil
Informasi Kata
| Jumlah Huruf | : | 122 |
| Jumlah Kata | : | 16 |
Kata Terkait
Seorang teman mewakili dunia ini untuk kita, dunia tidak akan lahir sampai mereka muncul. Dan hanya dengan pertemuan itu, dunia itu lahir. (Anais Nin)
Seorang teman mewakili dunia ini untuk kita, dunia tidak akan lahir sampai mereka muncul. Dan hanya dengan pertemuan itu, dunia itu lahir. (Anais Nin)
Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan: pada waktu dibutuhkan, sikap di belakang anda, dan setelah kematian Anda. Ali ibn abi Talib
Seorang wanita yang baik dicintai oleh banyak pria, tetapi hanya mencintai seorang pria.
Seorang wanita yang baik dicintai oleh banyak pria, tetapi hanya mencintai seorang pria.
Seperti hilang arah, ketika kamu mencintai tapi tak tahu apa yang dicintai. (Haruki Murakami).
Seperti hujan, kamu. Rindu adalah gerimis yang melebat tiba-tiba. Mengalitkan kamu ke dalam anganku. Selalu, dan tiba-tiba.
Sepi dan aku adalah satu. (adrie)
Seringnya aku berjalan tunduk padamu, membuat ku lupa dan tak sadarkan diri, dan ternyata kita telah menjauh. (anonim).
Sesekali jadilah film kartun: dijepit, digilas, bangkit lagi. (Dahlan Iskan)